
Tasikmalaya, AddNews.id – Audiensi antara Serikat Buruh Tasikmalaya (SBT) dan Jaringan Siliwangi Indonesia (JSi) dengan DPRD Kota Tasikmalaya yang berlangsung pada Jumat (08/05/2026) berakhir dengan menyisakan rasa kecewa. Pasalnya, pertemuan yang membahas dugaan pembuangan limbah sisa barang oleh PT PDU di Jalan Mangin tersebut tidak dihadiri oleh Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya.
Ketua SBT, Erwin, menyatakan kekecewaannya karena ketidakhadiran Komisi II dinilai menghambat pembahasan poin krusial terkait kerugian daerah dan dampak lingkungan jangka panjang. Padahal, pihak SBT dan JSi sudah mencantumkan permohonan kehadiran Komisi II dalam surat resmi mereka.
“Kami sangat menyayangkan ketidakhadiran Komisi 2. Padahal dalam surat sudah kami cantumkan jelas. Kehadiran mereka sangat penting karena masalah ini menyangkut distribusi sampah yang tidak terserap menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Erwin dengan nada tegas usai audiensi.
Lebih lanjut, Erwin menyoroti adanya indikasi bahaya ekologi yang mengancam warga di sekitar Jalan Mangin. “Selain soal PAD, ada persoalan serapan air yang kami sinyalir sudah terkontaminasi oleh limbah sisa pembakaran. Ini masalah serius yang harus dibedah dari sisi ekonomi dan lingkungan,” tambahnya.
Audiensi tersebut sebenarnya dihadiri oleh Komisi III, perwakilan PT PDU, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Tasikmalaya. Namun, absennya komisi yang membidangi ekonomi dan keuangan tersebut dianggap membuat pembahasan menjadi tidak tuntas.
Merespons kekecewaan tersebut, anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi, langsung memberikan pernyataan. Ia memastikan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan segera berkoordinasi dengan pimpinan dewan untuk menjadwalkan ulang pertemuan tersebut.
“Segera kita akan sampaikan ke pimpinan agar bisa mengagendakan kembali audiensi dengan SBT dan JSi,” tutur Kepler singkat saat dimintai tanggapan mengenai kelanjutan aspirasi tersebut.
Kasus pembuangan limbah di Jalan Mangin oleh PT PDU ini terus bergulir dan menjadi sorotan publik. Aliansi SBT dan JSi berkomitmen akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan mengenai mekanisme pengelolaan limbah perusahaan yang sesuai aturan, serta pertanggungjawaban atas dugaan pencemaran lingkungan yang terjadi. Ron
