Garda Terdepan! Ketum RABN Siapkan “Barikade” Relawan Se-Jawa Bendung Isu People Power

Agus Winarno menegaskan bahwa narasi people power yang digulirkan oleh pihak-pihak tertentu bukan lagi sekadar kritik, melainkan ancaman terhadap stabilitas negara | dokpri

JAKARTA, AddNews.id – Atmosfer politik nasional mendadak memanas. Menanggapi hembusan isu “People Power” yang mulai liar di ruang publik, Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN), Agus Winarno, mengambil sikap tegas dan tanpa kompromi.

Bukan sekadar gertakan, Agus mengonfirmasi bahwa seluruh jaringan relawan RABN di Pulau Jawa kini dalam status Siaga Penuh. Langkah ini diambil demi membentengi pemerintahan sah Presiden Prabowo Subianto dari segala bentuk upaya delegitimasi yang inkonstitusional.

Agus Winarno menegaskan bahwa narasi people power yang digulirkan oleh pihak-pihak tertentu bukan lagi sekadar kritik, melainkan ancaman terhadap stabilitas negara. Menurutnya, hasil demokrasi yang lahir dari suara rakyat tidak boleh digoyang oleh tekanan massa di jalanan.

“Rakyat sudah memilih. Demokrasi sudah selesai. Tidak ada ruang untuk menggiring opini yang mencoba merusak stabilitas. Ini komitmen kami menjaga negara,” tegas Agus dengan nada bicara yang mengeras, Selasa (14/4/2026).

Sebagai jantung politik Indonesia, Pulau Jawa menjadi basis kekuatan utama RABN. Agus menginstruksikan ribuan relawannya untuk bergerak cepat dan terukur. Namun, ia menggarisbawahi bahwa pergerakan ini bukan untuk memicu bentrokan, melainkan sebagai penyeimbang (counter-balance).

“Tujuan Pergerakan yakni Menjaga kondusivitas di akar rumput. Antisipatif, terukur, dan patuh hukum. Visi Utama kami, memastikan tidak ada celah bagi provokator untuk menciptakan kegaduhan,” ungkapnya lagi.

“Kami bergerak agar kegaduhan tidak terjadi. Stabilitas nasional adalah harga mati,” tambahnya.

Di tengah pragmatisme politik, Agus Winarno kembali mengingatkan bahwa loyalitas RABN kepada Prabowo Subianto murni didasari ideologi, bukan bagi-bagi kursi.

“Tanpa Transaksional, RABN mengawal kemenangan sejak awal tanpa meminta jabatan. Ini Amanah Rakyat, Fokus utama adalah memastikan visi presiden berjalan tanpa gangguan provokasi,” terangnya.

Garda Terdepan! Ketum RABN Siapkan “Barikade” Relawan Se-Jawa Bendung Isu People Power | dokpri

Menurut Agus, kedewasaan berpolitik diuji saat menerima hasil akhir. Menggiring opini liar untuk memecah belah bangsa hanya akan melemahkan posisi Indonesia di mata dunia.

Menutup pernyataannya, tokoh relawan ini meminta masyarakat untuk lebih cerdas menyaring informasi. Ia mencium adanya narasi yang sengaja dimainkan untuk memancing emosi publik dan menciptakan polarisasi.

“Jangan mau diadu domba. Kekuatan kita ada pada persatuan, bukan pada tekanan jalanan yang menyesatkan,” tutup Agus Winarno. Asron