
Tasikmalaya, AddNews.id – Sebuah kabar gembira bagi warga masyarakat Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, pasalnya kini memiliki telah bertambah pilihan layanan kesehatan dengan jaminan sosial kesehatan.
Sebut saja, Rumah Sakit Dewi Sartika yang berlokasi di Jalan Cibeuti, Talagasari, Kecamatan Kawalu, segera dapat melayani pasien pengguna BPJS Kesehatan dengan mengantongi izin operasional dan akreditasi.
Hal tersebut diungkapkan, Direktur Rumah Sakit Dewi Sartika, dr. Eddi Sadaryun, MH. Kes, kepada media ia mengatakan bahwa rumah sakit tipe D tersebut telah melalui sejumlah tahapan administratif sebelum dapat bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Ia mengucapkan syukur Alhamdulillah, karena RS Dewi Sartika yang merupakan rumah sakit tipe D telah mengantongi izin operasional pada Oktober 2024.
“Kemudian kami memperoleh akreditasi pada Maret 2025. Setelah melalui proses kredensialing pada Desember 2025, pihaknya dapat menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan sehingga nantinya bisa melayani pasien peserta BPJS,” ujarnya, Kamis (20/4/2026).
Menurutnya, saat ini pihak rumah sakit masih dalam tahap penyelesaian proses bridging atau integrasi sistem informasi antara rekam medis elektronik (RME) rumah sakit dengan sistem BPJS.
“Penandatanganan perjanjian kerja sama dengan BPJS sebenarnya sudah dilakukan pada 9 Maret 2025. Saat ini kami sedang melengkapi akun-akun untuk proses bridging antara sistem RME kami dengan BPJS,” katanya.
Ia menambahkan, pengembangan Rumah Sakit Dewi Sartika membutuhkan dukungan berbagai pihak agar dapat terus berkembang dan memberikan layanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat.
“Kami berharap dukungan dari semua pihak karena potensi rumah sakit ini untuk tumbuh dan berkembang sangat besar. Pemenuhan berbagai kebutuhan menjadi penentu keberhasilan, mulai dari tenaga profesional, sarana prasarana, alat kesehatan, hingga dukungan finansial,” jelasnya.
Menurut dr Eddi, masyarakat sekitar sebenarnya sudah mulai memanfaatkan layanan kesehatan di rumah sakit tersebut, meski sebelumnya masih terbatas karena belum dapat melayani pasien BPJS.
“Warga sekitar sudah mulai melirik fasilitas kesehatan di sini. Selama ini memang masih terkendala karena belum bisa melayani pasien BPJS. Namun insyaallah setelah kerja sama ini berjalan, pelayanan akan semakin terbuka bagi masyarakat,” pungkasnya. Ron
