
Tasikmalaya, AddNews.id – Memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026, Pemerintah Kota Tasikmalaya memilih langkah dialogis dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama unsur Forkopimda dan perwakilan Serikat Pekerja/Serikat Buruh se-Kota Tasikmalaya.
Acara yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan ini digelar di Rumah Makan Sambel Hejo, Minggu (03/05/2026).
Dengan mengusung tema “Kolaborasi Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja”, pertemuan ini menjadi jembatan komunikasi antara regulator, aparat keamanan, dan pejuang hak buruh. Tujuannya jelas: menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus memastikan hak pekerja tetap terjaga di Kota Resik.
Walikota Tasikmalaya dalam sambutannya menekankan bahwa kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja adalah dua hal yang saling berkaitan erat. Pemerintah Kota berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan yang adil bagi pekerja tanpa menghambat laju pertumbuhan ekonomi daerah.
“Hari Buruh bukan sekadar seremoni, melainkan momentum bagi kita semua untuk duduk bersama. Kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja adalah kunci utama agar industri kita maju, namun hak-hak pekerja tetap menjadi prioritas utama,” tegas Walikota.
Jajaran Forkopimda Kota Tasikmalaya yang hadir turut memberikan apresiasi atas kondusivitas peringatan May Day tahun ini. Dalam diskusi interaktif tersebut, para pimpinan serikat buruh menyampaikan berbagai aspirasi strategis, mulai dari isu upah, jaminan sosial, hingga tantangan digitalisasi industri.
Beberapa poin penting yang dihasilkan dalam FGD ini antara lain:
- Penguatan Komunikasi Tripartit: Menyepakati pertemuan rutin untuk deteksi dini potensi perselisihan hubungan industrial.
- Peningkatan Skill Pekerja: Rencana program pelatihan vokasi yang lebih masif guna menjawab kebutuhan industri modern.
-
Stabilitas Keamanan: Komitmen bersama menjaga kondusivitas Kota Tasikmalaya sebagai kota yang ramah investasi dan ramah pekerja.
Perwakilan Serikat Pekerja se-Kota Tasikmalaya menyambut positif inisiatif pemerintah yang mengedepankan jalur dialog. Mereka berharap tema “Kolaborasi” ini dapat terimplementasi secara nyata dalam kebijakan strategis di masa depan.
Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan makan siang bersama, mempertegas simbol kebersamaan antara pemerintah dan elemen buruh dalam membangun Kota Tasikmalaya yang lebih sejahtera. Ron
